Orang sering memaknai uang dalam pengertian yg bermacam-macam. Kata uang sering kali disinonimkan dgn kekayaan. Bila ada yg menyatakan "dia kaya" diartikan bahwa dia memiliki banyak uang. Dalam hal ini, bisa jadi "dia" memang memiliki banyak uang tapi yang dimilikinya bukan sekedar uang, mungkin dia juga memiliki saham, obligasi, mobil, rumah mewah dan barang-barng lain yang bukan sekedar uang. Secara Umum orang awam mengidentikkan uang dengan kekayaan, oleh karena uang begitu fleksibel untuk dapat diubah menjadi barang dan jasa yang menopang tingkat kekayaan seseorang.
Kalangan ekonom mengartikan uang dengan cara yang lebih spesifik, yaitu segala sesuatu yang diterima secara umum dalam pembayaran untuk memperoleh barang dan jasa atau dalam pembayaran kembali hutang. Sebagai alat pembayaran dengan pengertian tersebut, uang dapt dipahami sebagai mata uang biasa yang umum dipakai masyarakat dalam berbagai transaksi berupa lembaran kertas atau uang koin dari logam.
mEan of Love,,,
Diposting oleh
yuRieblog
/
Comments: (0)
Apa sih sbenernya cinta itU??
Cinta kadan9 bisa membuat kita senan9, sedih, tertawa, menan9is, berteriak, merenun9, baha9ia, 9eLisah diam, bahkan ada y9 reLa mati dEmi cinta!
Akan tetapi apa makna sesun99uhnya dari cinta,,,,
cinTa iaLah rasa sayan9 y9 tUmbuh dLm hati y9 tULus ketika 0ran9 y9 kita sayan9i tidak brada disisi kita,tp dia berada nun jauh dsna dan tidak ad sedikitpUn raSa unTk saLin9 men9khianaTi, meski tnPa k0munikasi!!!
Cinta kadan9 bisa membuat kita senan9, sedih, tertawa, menan9is, berteriak, merenun9, baha9ia, 9eLisah diam, bahkan ada y9 reLa mati dEmi cinta!
Akan tetapi apa makna sesun99uhnya dari cinta,,,,
cinTa iaLah rasa sayan9 y9 tUmbuh dLm hati y9 tULus ketika 0ran9 y9 kita sayan9i tidak brada disisi kita,tp dia berada nun jauh dsna dan tidak ad sedikitpUn raSa unTk saLin9 men9khianaTi, meski tnPa k0munikasi!!!
Tugas Manajemen Strategik
1. a. Jelaskan bagaimana bagan proses manajemen strategik

Sesuai dengan gambar bagan di atas bahwa Proses manajemen strategi itu terdiri dari :
1. menetapkan arah dan misi organisasi
2. Memahami lingkungan internal dan eksternal organisasi
3. Memformulasi Strategi
4. Mengimplementasi Strategi, dan
5. Mengevaluasi dan mengawasi strategi
b. Jelaskan apa maksud dari bagan tersebut
• Menetapkan arah dan misi organisasi
Setiap organisasi pasti mempunyai visi, misi dan tujuan. Visi, misi dan tujuan ini akan menentukan arah yang dituju oleh organisasi. Tanpa adanya visi, misi dan tujuan maka kinerja organisasi akan berjalan acak dan kurang jelas serta mudah berubah dan diombang-ambingkan oleh lingkungan eksternal.
Perubahan yang tidak mempunyai visi, misi dan tujuan sering kali bertindak spontantitas dan kurang sistematis seperti yang dilakukan oleh pedagang kecil hanya untuk memperoleh sesuap nasi. Tentunya hal ini tidak boleh terjadi bagi suatu organisasi bisnis apalagi jika perusahaan tersebut masih dalah skala menegah dan atas.
• Memahami lingkungan internal dan eksternal organisasi
Tujuan analisis lingkungan adalah untuk dapat mengerti dan memahami lingkungan organisasi sehingga manajemen akan dapat melakukan reaksi secara tepat terhadap setiap perubahan, selain itu agar manajemen mempunyai kemempuan untuk merespon berbagai isu kritis mengenai lingkungan yang mempunyai pengaruh yang cukup terhadap perusahaan.
Lingkungan terdiri dari lingkungan eksternal dan lingkungan internal. Lingkungan eksternal berada di luar perusahaan, sedangkan lingkungan internal berada di dalam perusahaan. Dalam lingkunag eksternal terdapat dua variable yaitu peluang dan ancaman serta terdiri dari dua bagian yaitu lingkungan tugas dan lingkungan umum, sedangkan pada lingkungan internal mempunyai dua variable yaitu kekuatan dan kelemahan serta mencakup semua unsure bisnis yang ada dalam perusahaan seperti struktur organisasi, budaya perusahaan dan sumber daya.
• Memformulasi strategi
Formulasi srategi melibatkan penetapan serangkaian tindakan yang tepat guna untuk mencapai tujuan perusahaan. Formulasi strategi ini meliputi pengembangan misi bisnis, analisis SWOT diantaranya mengidentifikasi peluang dan ancaman eksternal serta mengukur dan menetapkan kelemahan dan kekuatan internal dan menetapkan tujuan jangka panjang.
• Mengimplementasi strategi
Di dalam implementasi strategi, perusahaan diharapkan menetapkan atau merumuskan tujuan perusahaan tahunan, memikirkan dan merumuskan kebijakan, memotivasi karyawan serta mengalokasikan sumber daya sehingga strategi yang telah di formulasikan dapat dilaksanakan
Mengimplementasikan berarti menggerakan para karyawan dan manajer untuk menetapkan strategi yang telah formulasikan menjadi tindakan nyata. Implementasi strategi memerlukan kinerja dan disiplin yang tinggi tetapi juga diimbangi dengan imbalan yang memadai.
Tantangan implementasi adalah menstimulir para karyawan dan manajer melalui organisasi agar mau bekerja dengan penuh kebanggan dan antusias ke arah pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.
• Mengevaluasi dan mengawasi strategi
Evaluasi dan pengawasan merupakan tahap terakhir di dalam proses strategi.
Pada dasarnya evaluasi strategi meliputi tiga hal diantaranya:
1. Mereview faktor eksternal dan internal yang menjadi dasar bagi strategi yang sedang berlangsung
2. Mengukur kinerja yang telah dilakukan, dan
3. Mengambil berbagai tindakan perbaikan
2. a. Jelaskan apakah definisi MISI, TUJUAN organisasi
Misi pada hakekatnya menjelaskan kegunaan dan alasan mengapa suatu perusahaan ada. Dan dengan demikian perusahaan juga dapat menjawab pertanyaan What is or business ? untuk masa sekarang dan masa depan. Jawaban ini akan memberikan perbedaan antara perusahaan dengan perusahaan lainnya. Misi juga akan memberikan dengan jelas batasan bisnis perusahaan. Perubahaan misi akan dapat merubah batasan bisnis perusahaan. Suatu misi haruslah didefinisikan dengan jelas dan dinyatakan dalam suatu pernyataan yang biasa dikenal dengan nama Mission statement.
Beberapa manfaat dari keberadaan misi adalah :
1. Terjadi kesatuan dan kebulatan tujuan perusahaan.
2. Tersedianya dasar dalam alokasi cumber daya dan dana korporasi.
3. Tersedianya dasar pengembangan iklim organisasi dan motivasi kerja.
4. Dasar dalam identifikasi diri dan evaluasi bagi karyawan.
5. Terfasilitasinya proses penterjemahan tujuan ke dalam struktur organisasi.
6. Dasar dalam evaluasi kinerja perusahaan.
Tujuan organisasi merupakan keadaan atau tujuan yang ingin dicapai oleh organisasi di waktu yang akan datang melalui kegiatan organisasi. Adapun pengertian dari Tujuan umum (tujuan strategic) yang dipilih akan menentukan kegiatan – kegiatan dan mengikat sumber daya-sumber daya untuk jangka waktu yang panjang. Sedangkan Tujuan khusus secara fungsional berdiri sendiri tetapi secara operasional terangkai dalam pemberian pedoman
pencapaian tujuan organisasi.
Fungsi-fungsi tujuan:
1.Sebagai dasar bagi organisasi untuk mencapai hasil akhir.
2.Sumber legitimasi guna mendapat sumber daya.
3.Standart pelaksanaan.
4.Sumber motivasi
5.Dasar rasional pengorganisasian.
b. Buatkan contoh rumusan masing-masing, dengan cara jelaskan dahulu apa Definisi Bisnis (bidang usaha) organisasi/perusahaannya.
PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang merupakan salah satu ujung tombak PLN dalam melayani pelanggan diwilayah DKI Jakarta. Kotamadya Tangerang, Kabupaten Tangerang, serta sebagian Kabupaten Bogor, Kabupaten Depok dan Kabupaten Bekasi. Total luas wilayah operasi adalah 2.067 km2. Tugas pokok PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang. meliputi distribusi, penjualan tenaga listrik dan pelayanan pelanggan. Operasionalisasi tugas pokok tersebut dikendalikan melalui unsur pelaksana yang terdiri dari 35 Area Pelayanan yang tersebar dipenjuru Jakarta dan Tangerang, didukung oleh 6 Area Jaringan dan 1 Area Pengatur Distribusi.
Visi PLN :
Sebagai satu kesatuan usaha PLN. PT. PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang memiliki Visi “Menjadi perusahaan distribusi tenaga listrik yang handal, tangguh dan berkembang”.
Misi yang diemban adalah :
• Melaksanakan bisnis distribusi tenaga listrik yang berorientasi kepada pelanggan, karyawan dan pemilik.
• Meningkatkan profesionalisme SDM
• Menjadikan bisnis tenaga listrik sebagai sarana pendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
• Melaksanakan usaha sesuai kaidah bisnis
Tujuan PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang
• Korporatisasi (kelayakan keuangan) sebagai perusahaan yang mandiri
• Transparansi/akuntabilitas dalam bidang peran, tugas, tanggung jawab & wewenang
• Peningkatan efisiensi dan pengembangan usaha
3. Jelaskan apa yang yang dimaksud dengan : a. Pengertian analisis lingkungan eksternal organisasi (EFAS)?
EFAS (External Strategic Factors Analysis Summary) adalah ringkasan atau rumusan faktor-faktor strategis eksternal dalam kerangka KESEMPATAN (Opportunities) dan ANCAMAN (Threats).
b. Meliputi faktor apa saja yang dianalisis dalam analisis lingkungan sosial (makro) dan lingkungan tugas (mikro), sebutkan masing-masing?
Terdapat dua macam variable lingkungan yang harus dipertimbangkan oleh perusahaan, yaitu societal environments/ lingkungan sosial (makro) dan task environments/ lingkungan tugas (mikro). Societal environments adalah kekuatan yang tidak langsung berhubungan dengan aktivitas jangka pendek organisasi, tetapi seringkali mempengaruhi keputusan jangka panjang dari organisasi. Yang termasuk dalam societal environments adalah :
• Ekonomi Mempengaruhi pertukaran material, uang, energy dan informasi;
• Teknologi Dapat menjadi temuan untuk penyelesain masalah;
• Politik Mengatur hukum dan peraturan yang melindungi dan membatasi organisasi;
• Sosiokultural mengatur nilai dan budaya dari komunitas. Task environments adalah elemen-elemen yang dapat langsung memperngaruhi kinerja perusahaan. Yang termasuk dalam task environments adalah :
• Pemerintah
• Local communities
• suppliers
• Kompetitor
• Customers
• Creditor
• Pegawai
• Special interest groups
• Trade association
Sesuai dengan gambar bagan di atas bahwa Proses manajemen strategi itu terdiri dari :
1. menetapkan arah dan misi organisasi
2. Memahami lingkungan internal dan eksternal organisasi
3. Memformulasi Strategi
4. Mengimplementasi Strategi, dan
5. Mengevaluasi dan mengawasi strategi
b. Jelaskan apa maksud dari bagan tersebut
• Menetapkan arah dan misi organisasi
Setiap organisasi pasti mempunyai visi, misi dan tujuan. Visi, misi dan tujuan ini akan menentukan arah yang dituju oleh organisasi. Tanpa adanya visi, misi dan tujuan maka kinerja organisasi akan berjalan acak dan kurang jelas serta mudah berubah dan diombang-ambingkan oleh lingkungan eksternal.
Perubahan yang tidak mempunyai visi, misi dan tujuan sering kali bertindak spontantitas dan kurang sistematis seperti yang dilakukan oleh pedagang kecil hanya untuk memperoleh sesuap nasi. Tentunya hal ini tidak boleh terjadi bagi suatu organisasi bisnis apalagi jika perusahaan tersebut masih dalah skala menegah dan atas.
• Memahami lingkungan internal dan eksternal organisasi
Tujuan analisis lingkungan adalah untuk dapat mengerti dan memahami lingkungan organisasi sehingga manajemen akan dapat melakukan reaksi secara tepat terhadap setiap perubahan, selain itu agar manajemen mempunyai kemempuan untuk merespon berbagai isu kritis mengenai lingkungan yang mempunyai pengaruh yang cukup terhadap perusahaan.
Lingkungan terdiri dari lingkungan eksternal dan lingkungan internal. Lingkungan eksternal berada di luar perusahaan, sedangkan lingkungan internal berada di dalam perusahaan. Dalam lingkunag eksternal terdapat dua variable yaitu peluang dan ancaman serta terdiri dari dua bagian yaitu lingkungan tugas dan lingkungan umum, sedangkan pada lingkungan internal mempunyai dua variable yaitu kekuatan dan kelemahan serta mencakup semua unsure bisnis yang ada dalam perusahaan seperti struktur organisasi, budaya perusahaan dan sumber daya.
• Memformulasi strategi
Formulasi srategi melibatkan penetapan serangkaian tindakan yang tepat guna untuk mencapai tujuan perusahaan. Formulasi strategi ini meliputi pengembangan misi bisnis, analisis SWOT diantaranya mengidentifikasi peluang dan ancaman eksternal serta mengukur dan menetapkan kelemahan dan kekuatan internal dan menetapkan tujuan jangka panjang.
• Mengimplementasi strategi
Di dalam implementasi strategi, perusahaan diharapkan menetapkan atau merumuskan tujuan perusahaan tahunan, memikirkan dan merumuskan kebijakan, memotivasi karyawan serta mengalokasikan sumber daya sehingga strategi yang telah di formulasikan dapat dilaksanakan
Mengimplementasikan berarti menggerakan para karyawan dan manajer untuk menetapkan strategi yang telah formulasikan menjadi tindakan nyata. Implementasi strategi memerlukan kinerja dan disiplin yang tinggi tetapi juga diimbangi dengan imbalan yang memadai.
Tantangan implementasi adalah menstimulir para karyawan dan manajer melalui organisasi agar mau bekerja dengan penuh kebanggan dan antusias ke arah pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.
• Mengevaluasi dan mengawasi strategi
Evaluasi dan pengawasan merupakan tahap terakhir di dalam proses strategi.
Pada dasarnya evaluasi strategi meliputi tiga hal diantaranya:
1. Mereview faktor eksternal dan internal yang menjadi dasar bagi strategi yang sedang berlangsung
2. Mengukur kinerja yang telah dilakukan, dan
3. Mengambil berbagai tindakan perbaikan
2. a. Jelaskan apakah definisi MISI, TUJUAN organisasi
Misi pada hakekatnya menjelaskan kegunaan dan alasan mengapa suatu perusahaan ada. Dan dengan demikian perusahaan juga dapat menjawab pertanyaan What is or business ? untuk masa sekarang dan masa depan. Jawaban ini akan memberikan perbedaan antara perusahaan dengan perusahaan lainnya. Misi juga akan memberikan dengan jelas batasan bisnis perusahaan. Perubahaan misi akan dapat merubah batasan bisnis perusahaan. Suatu misi haruslah didefinisikan dengan jelas dan dinyatakan dalam suatu pernyataan yang biasa dikenal dengan nama Mission statement.
Beberapa manfaat dari keberadaan misi adalah :
1. Terjadi kesatuan dan kebulatan tujuan perusahaan.
2. Tersedianya dasar dalam alokasi cumber daya dan dana korporasi.
3. Tersedianya dasar pengembangan iklim organisasi dan motivasi kerja.
4. Dasar dalam identifikasi diri dan evaluasi bagi karyawan.
5. Terfasilitasinya proses penterjemahan tujuan ke dalam struktur organisasi.
6. Dasar dalam evaluasi kinerja perusahaan.
Tujuan organisasi merupakan keadaan atau tujuan yang ingin dicapai oleh organisasi di waktu yang akan datang melalui kegiatan organisasi. Adapun pengertian dari Tujuan umum (tujuan strategic) yang dipilih akan menentukan kegiatan – kegiatan dan mengikat sumber daya-sumber daya untuk jangka waktu yang panjang. Sedangkan Tujuan khusus secara fungsional berdiri sendiri tetapi secara operasional terangkai dalam pemberian pedoman
pencapaian tujuan organisasi.
Fungsi-fungsi tujuan:
1.Sebagai dasar bagi organisasi untuk mencapai hasil akhir.
2.Sumber legitimasi guna mendapat sumber daya.
3.Standart pelaksanaan.
4.Sumber motivasi
5.Dasar rasional pengorganisasian.
b. Buatkan contoh rumusan masing-masing, dengan cara jelaskan dahulu apa Definisi Bisnis (bidang usaha) organisasi/perusahaannya.
PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang merupakan salah satu ujung tombak PLN dalam melayani pelanggan diwilayah DKI Jakarta. Kotamadya Tangerang, Kabupaten Tangerang, serta sebagian Kabupaten Bogor, Kabupaten Depok dan Kabupaten Bekasi. Total luas wilayah operasi adalah 2.067 km2. Tugas pokok PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang. meliputi distribusi, penjualan tenaga listrik dan pelayanan pelanggan. Operasionalisasi tugas pokok tersebut dikendalikan melalui unsur pelaksana yang terdiri dari 35 Area Pelayanan yang tersebar dipenjuru Jakarta dan Tangerang, didukung oleh 6 Area Jaringan dan 1 Area Pengatur Distribusi.
Visi PLN :
Sebagai satu kesatuan usaha PLN. PT. PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang memiliki Visi “Menjadi perusahaan distribusi tenaga listrik yang handal, tangguh dan berkembang”.
Misi yang diemban adalah :
• Melaksanakan bisnis distribusi tenaga listrik yang berorientasi kepada pelanggan, karyawan dan pemilik.
• Meningkatkan profesionalisme SDM
• Menjadikan bisnis tenaga listrik sebagai sarana pendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
• Melaksanakan usaha sesuai kaidah bisnis
Tujuan PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang
• Korporatisasi (kelayakan keuangan) sebagai perusahaan yang mandiri
• Transparansi/akuntabilitas dalam bidang peran, tugas, tanggung jawab & wewenang
• Peningkatan efisiensi dan pengembangan usaha
3. Jelaskan apa yang yang dimaksud dengan : a. Pengertian analisis lingkungan eksternal organisasi (EFAS)?
EFAS (External Strategic Factors Analysis Summary) adalah ringkasan atau rumusan faktor-faktor strategis eksternal dalam kerangka KESEMPATAN (Opportunities) dan ANCAMAN (Threats).
b. Meliputi faktor apa saja yang dianalisis dalam analisis lingkungan sosial (makro) dan lingkungan tugas (mikro), sebutkan masing-masing?
Terdapat dua macam variable lingkungan yang harus dipertimbangkan oleh perusahaan, yaitu societal environments/ lingkungan sosial (makro) dan task environments/ lingkungan tugas (mikro). Societal environments adalah kekuatan yang tidak langsung berhubungan dengan aktivitas jangka pendek organisasi, tetapi seringkali mempengaruhi keputusan jangka panjang dari organisasi. Yang termasuk dalam societal environments adalah :
• Ekonomi Mempengaruhi pertukaran material, uang, energy dan informasi;
• Teknologi Dapat menjadi temuan untuk penyelesain masalah;
• Politik Mengatur hukum dan peraturan yang melindungi dan membatasi organisasi;
• Sosiokultural mengatur nilai dan budaya dari komunitas. Task environments adalah elemen-elemen yang dapat langsung memperngaruhi kinerja perusahaan. Yang termasuk dalam task environments adalah :
• Pemerintah
• Local communities
• suppliers
• Kompetitor
• Customers
• Creditor
• Pegawai
• Special interest groups
• Trade association