Hidup serin9 kaLi bErjaLan menyimpan9 dEn9an apa y9 qT rEnCanakN,tapi kdan9 y9 tak drencAnakan iTuLah y9 serin9 kaLi m'buat qT Lbih bAha9ia!,,,
Maka dari iTu j9nLah pRnah mYaLahkan ap y9 tLah d9ariskan 0Leh ALLah sWT,sebAb Dia paSti menyimpan Rahasia y9 m'bAha9iakn dbALik takdir'y,,,
Tugas Manajemen Strategik 2
Diposting oleh
yuRieblog
/
Comments: (0)
1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan:
a) Pengertian analisis lingkungan internal organisasi(IFAS)? Apa tujuannya?
Analisis Lingkungan Internal Organisasi merupakan suatu proses untuk menemukan aspek-aspek internal atau faktor-faktor internal perusahaan yang diperlukan dalam menghadapi lingkungan eksternalnya dan mengevaluasi apakah aspek tersebut berada dalam posisi yang kuat atau lemah.
Tujuan Analisis Lingkungan Internal adalah untuk menilai faktor-faktor yang berada didalam lingkungan organisasi yang mempengaruhi kemajuan organisasi dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Hasil dari analisis lingkungan internal akan menghasilkan kekuatan dan kelemahan perusahaan.
b) Bagaimana langkah atau caranya?
Analisis lingkungan internal merupakan suatu proses yang terdiri dari beberapa langkah seperti berikut :
1. Identifikasi variabel internal.
2. Evaluasi dan penilaian Variabel internal.
3. Menyusun ringkasan hasil analisis.
Sebelum melakukan kajian terhadap kondisi perusahaan tentunya kita harus mengatahui terlebih dahulu bagian-bagian penting di dalam perusahaan yang akan turut di dalam membangun kekuatan dan kelemahan perusahaan. Langkah idenfikasi variabel merupakan alat untuk menemukan bagian-bagian internal yang diperlukan tersebut. Langkah ini sangat penting, karena jangan sampai ada bagian/variabel internal yang penting terlewatkan untuk dianalisis sehingga manajer kehilangan informasi mengenai posisi kekuatan ataupun kelemahannya. Jika itu terjadi berarti akan mengakibatkan tidak termanfaatkannya dengan baik kekuatan yang ada atau tidak tertanganinya kelemahan perusahaan yang mungkin memiliki dampak terhadap posisi bersaing dan masa depan perusahaan.
Setelah menemukan variabel yang perlu dianalisis,maka barulah kajian terhadap variabel tersebut dapat dilakukan. Kajian ini akhirnya akan menghasilkan informasi tenatang kekuatan dan kelemahan yang dimiliki perusahaan. Semua hasil tentunya disusun dalam sebuah ringkasan sehingga mudah untuk dibaca dan dipahami secara singkat. Ringkasan ini akan menggambarkan Strategic Anvantages Profile dari perusahaan.
c) Meliputi faktor apa saja yang dianalisis, sebutkan? Kemudian jelaskan meliputi apa saja masing-masing faktor tersebut (dua factor saja)?
1. Sumber Daya (Resources)
a. Tangible, Merupakan sumber daya yang terlihat atau berwujud dalam data keuangan dan mudah sekali diidentifikasi dan dievaluasi.
Contohnya :
Sumber daya Finansial : Kapasitas kredit perusahaan, Kemampuan menghasilkan dana internal, dan sebagainya.
Sumber daya Fisik : Kecanggihan mesin pabrik. Lokasi pabrik atau lokasi usaha, dan sebagainya.
Sumber daya Manusia : Pengalaman, loyalitas, pelatihan, komitmen, dan sebagainya.
Sumber daya Organisasional : Sistem perencanaan, koordinasi, pengendalian, dan sebagainya
b. Intangible, Merupakan sumber daya yang tidak terlihat pada neraca keuangan
perusahaan misalnya teknologi, inovasi dan reputasi (performance).
Contohnya :
Sumber daya Teknologi : Persediaan teknologi: paten, merek dagang, hak cipta, dan sebagainya,
Sumber daya untuk Inovasi: Kegiatan riset, kreativitas, dan sebagainya,Reputasi (performance): Merek, persepsi kualitas, hubungan baik dengan pemasok, dan sebagainya
c. Human Resources Perusahaan, menilai sumber daya manusia atau karyawannya berdasarkan pengetahuan, keterampilan, sikap dan perilaku yang untuk selanjutnya dikembangkan juga penilaian terhadap kemampuan para karyawan untuk bekerja sama secara lebih efektif.
2. Kapabilitas (Capability)
a. Pendekatan Fungsional, merupakan penentu kapabilitas perusahaan secara relative terhadap fungsi-fungsi utama perusahaan antara lain: pemasaran, penjualan dan distribusi, keuangan dan akuntansi, sumber daya manusia, produksi serta organisasi secara umum.
b. Pendekatan Rantai Nilai (Value Chain), kapabilitas yang didasarkan pada serangkaian kegiatan yang berurutan yang merupakan sekumpulan aktivitas nilai (value activities) yang dilakukan untuk mendesain, memproduksi, memasarkan, mengirim dan mendukung produk dan jasa.
3. Kompetensi Inti (Core Competence)
Ada dua pengertian mengenai kompetensi, yakni kompetensi individual dan kompetensi organisasi. Kompetensi individu meliputi pengetahuan (knowledge), keterampilan (skills) dan kemampuan (abilities) yang dimiliki seseorang dalam suatu organisasi. Sedangkan kompetensi organisasi merupakan tindakan kolektif dari karakteristik kompetensi individu dalam tingkatan organisasi.
a. Jelaskan Model Analisis lingkungan Persaingan industri dari Michael Porter.
Porter menyatakan bahwa kelima kekuatan bersaing tersebut dapat mengembangkan strategi persaingan dengan mempengaruhi atau mengubah kekuatan tersebut agar dapat memberikan situasi yang menguntungkan bagi perusahaan.
Ruang lingkup kelima kekuatan bersaing tersebut, antara lain:
1) Ancaman pendatang baru, yang dapat ditentukan dengan hambatan masuk ke dalam industri, antara lain, hambatan harga, respon incumbent, biaya yang tinggi, pengalaman incumbent dalam industri, keunggulan biaya, differensiasi produk, akses distribusi, kebijakan pemerintah dan switching cost.
2) Kekuatan tawar-menawar pemasok, yang dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain tingkat konsentrasi pasar, diversifikasi, switching cost, organisasi pemasok dan pemerintah.
3) Kekuatan tawar-menawar pembeli, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain differensiasi, konsentrasi, kepentingan pembeli, tingkat pendapatan, pilihan kualitas produk, akses informasi, dan switching cost.
4) Ancaman produk subtitusi, yang ditentukan oleh harga produk subtitusi, switching cost, dan kualitas produk.
5) Persaingan di dalam industri, yang ditentukan oleh berbagai faktor, yaitu pertumbuhan pasar, struktur biaya, hambatan keluar industri, switching cost, pengalaman dalam industri, dan perbedaan strategi yang diterapkan.
b. Sebutkan meliputi apa saja yang dimaksud dengan halangan masuk dalam persaingan? Kemudian jelaskan pengertiannya (dua aspek saja)?
Hambatan untuk memasuki industri (entry baarier) :
1. Skala ekonomi (economics scale) : skala ekonomi menghalangi masuknyapendatang baru dengan cara memaksa mereka untuk masuk pada skala besar.
2. Diferensiasi produk (product differentiation) : diferensiasi produk menciptakan hambatan masuk dengan memaksa pendatang baru mengeluarkan biaya yang besar untuk mengatasi kesetiaan pelanggan yang ada.
3. Persyaratan modal (capital requirement)
4. Biaya peralihan pemasok (switching cost) : biaya yang harus dikeluarkan pembeli bilamana berppindah dari produk pemasok tertentu ke produk pemasok lainnya.
5. Akses ke saluran distribusi
6. Kebijakan pemerintah
a) Pengertian analisis lingkungan internal organisasi(IFAS)? Apa tujuannya?
Analisis Lingkungan Internal Organisasi merupakan suatu proses untuk menemukan aspek-aspek internal atau faktor-faktor internal perusahaan yang diperlukan dalam menghadapi lingkungan eksternalnya dan mengevaluasi apakah aspek tersebut berada dalam posisi yang kuat atau lemah.
Tujuan Analisis Lingkungan Internal adalah untuk menilai faktor-faktor yang berada didalam lingkungan organisasi yang mempengaruhi kemajuan organisasi dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Hasil dari analisis lingkungan internal akan menghasilkan kekuatan dan kelemahan perusahaan.
b) Bagaimana langkah atau caranya?
Analisis lingkungan internal merupakan suatu proses yang terdiri dari beberapa langkah seperti berikut :
1. Identifikasi variabel internal.
2. Evaluasi dan penilaian Variabel internal.
3. Menyusun ringkasan hasil analisis.
Sebelum melakukan kajian terhadap kondisi perusahaan tentunya kita harus mengatahui terlebih dahulu bagian-bagian penting di dalam perusahaan yang akan turut di dalam membangun kekuatan dan kelemahan perusahaan. Langkah idenfikasi variabel merupakan alat untuk menemukan bagian-bagian internal yang diperlukan tersebut. Langkah ini sangat penting, karena jangan sampai ada bagian/variabel internal yang penting terlewatkan untuk dianalisis sehingga manajer kehilangan informasi mengenai posisi kekuatan ataupun kelemahannya. Jika itu terjadi berarti akan mengakibatkan tidak termanfaatkannya dengan baik kekuatan yang ada atau tidak tertanganinya kelemahan perusahaan yang mungkin memiliki dampak terhadap posisi bersaing dan masa depan perusahaan.
Setelah menemukan variabel yang perlu dianalisis,maka barulah kajian terhadap variabel tersebut dapat dilakukan. Kajian ini akhirnya akan menghasilkan informasi tenatang kekuatan dan kelemahan yang dimiliki perusahaan. Semua hasil tentunya disusun dalam sebuah ringkasan sehingga mudah untuk dibaca dan dipahami secara singkat. Ringkasan ini akan menggambarkan Strategic Anvantages Profile dari perusahaan.
c) Meliputi faktor apa saja yang dianalisis, sebutkan? Kemudian jelaskan meliputi apa saja masing-masing faktor tersebut (dua factor saja)?
1. Sumber Daya (Resources)
a. Tangible, Merupakan sumber daya yang terlihat atau berwujud dalam data keuangan dan mudah sekali diidentifikasi dan dievaluasi.
Contohnya :
Sumber daya Finansial : Kapasitas kredit perusahaan, Kemampuan menghasilkan dana internal, dan sebagainya.
Sumber daya Fisik : Kecanggihan mesin pabrik. Lokasi pabrik atau lokasi usaha, dan sebagainya.
Sumber daya Manusia : Pengalaman, loyalitas, pelatihan, komitmen, dan sebagainya.
Sumber daya Organisasional : Sistem perencanaan, koordinasi, pengendalian, dan sebagainya
b. Intangible, Merupakan sumber daya yang tidak terlihat pada neraca keuangan
perusahaan misalnya teknologi, inovasi dan reputasi (performance).
Contohnya :
Sumber daya Teknologi : Persediaan teknologi: paten, merek dagang, hak cipta, dan sebagainya,
Sumber daya untuk Inovasi: Kegiatan riset, kreativitas, dan sebagainya,Reputasi (performance): Merek, persepsi kualitas, hubungan baik dengan pemasok, dan sebagainya
c. Human Resources Perusahaan, menilai sumber daya manusia atau karyawannya berdasarkan pengetahuan, keterampilan, sikap dan perilaku yang untuk selanjutnya dikembangkan juga penilaian terhadap kemampuan para karyawan untuk bekerja sama secara lebih efektif.
2. Kapabilitas (Capability)
a. Pendekatan Fungsional, merupakan penentu kapabilitas perusahaan secara relative terhadap fungsi-fungsi utama perusahaan antara lain: pemasaran, penjualan dan distribusi, keuangan dan akuntansi, sumber daya manusia, produksi serta organisasi secara umum.
b. Pendekatan Rantai Nilai (Value Chain), kapabilitas yang didasarkan pada serangkaian kegiatan yang berurutan yang merupakan sekumpulan aktivitas nilai (value activities) yang dilakukan untuk mendesain, memproduksi, memasarkan, mengirim dan mendukung produk dan jasa.
3. Kompetensi Inti (Core Competence)
Ada dua pengertian mengenai kompetensi, yakni kompetensi individual dan kompetensi organisasi. Kompetensi individu meliputi pengetahuan (knowledge), keterampilan (skills) dan kemampuan (abilities) yang dimiliki seseorang dalam suatu organisasi. Sedangkan kompetensi organisasi merupakan tindakan kolektif dari karakteristik kompetensi individu dalam tingkatan organisasi.
a. Jelaskan Model Analisis lingkungan Persaingan industri dari Michael Porter.

Porter menyatakan bahwa kelima kekuatan bersaing tersebut dapat mengembangkan strategi persaingan dengan mempengaruhi atau mengubah kekuatan tersebut agar dapat memberikan situasi yang menguntungkan bagi perusahaan.
Ruang lingkup kelima kekuatan bersaing tersebut, antara lain:
1) Ancaman pendatang baru, yang dapat ditentukan dengan hambatan masuk ke dalam industri, antara lain, hambatan harga, respon incumbent, biaya yang tinggi, pengalaman incumbent dalam industri, keunggulan biaya, differensiasi produk, akses distribusi, kebijakan pemerintah dan switching cost.
2) Kekuatan tawar-menawar pemasok, yang dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain tingkat konsentrasi pasar, diversifikasi, switching cost, organisasi pemasok dan pemerintah.
3) Kekuatan tawar-menawar pembeli, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain differensiasi, konsentrasi, kepentingan pembeli, tingkat pendapatan, pilihan kualitas produk, akses informasi, dan switching cost.
4) Ancaman produk subtitusi, yang ditentukan oleh harga produk subtitusi, switching cost, dan kualitas produk.
5) Persaingan di dalam industri, yang ditentukan oleh berbagai faktor, yaitu pertumbuhan pasar, struktur biaya, hambatan keluar industri, switching cost, pengalaman dalam industri, dan perbedaan strategi yang diterapkan.
b. Sebutkan meliputi apa saja yang dimaksud dengan halangan masuk dalam persaingan? Kemudian jelaskan pengertiannya (dua aspek saja)?
Hambatan untuk memasuki industri (entry baarier) :
1. Skala ekonomi (economics scale) : skala ekonomi menghalangi masuknyapendatang baru dengan cara memaksa mereka untuk masuk pada skala besar.
2. Diferensiasi produk (product differentiation) : diferensiasi produk menciptakan hambatan masuk dengan memaksa pendatang baru mengeluarkan biaya yang besar untuk mengatasi kesetiaan pelanggan yang ada.
3. Persyaratan modal (capital requirement)
4. Biaya peralihan pemasok (switching cost) : biaya yang harus dikeluarkan pembeli bilamana berppindah dari produk pemasok tertentu ke produk pemasok lainnya.
5. Akses ke saluran distribusi
6. Kebijakan pemerintah
aPa sih uang iTu???
Orang sering memaknai uang dalam pengertian yg bermacam-macam. Kata uang sering kali disinonimkan dgn kekayaan. Bila ada yg menyatakan "dia kaya" diartikan bahwa dia memiliki banyak uang. Dalam hal ini, bisa jadi "dia" memang memiliki banyak uang tapi yang dimilikinya bukan sekedar uang, mungkin dia juga memiliki saham, obligasi, mobil, rumah mewah dan barang-barng lain yang bukan sekedar uang. Secara Umum orang awam mengidentikkan uang dengan kekayaan, oleh karena uang begitu fleksibel untuk dapat diubah menjadi barang dan jasa yang menopang tingkat kekayaan seseorang.
Kalangan ekonom mengartikan uang dengan cara yang lebih spesifik, yaitu segala sesuatu yang diterima secara umum dalam pembayaran untuk memperoleh barang dan jasa atau dalam pembayaran kembali hutang. Sebagai alat pembayaran dengan pengertian tersebut, uang dapt dipahami sebagai mata uang biasa yang umum dipakai masyarakat dalam berbagai transaksi berupa lembaran kertas atau uang koin dari logam.
Kalangan ekonom mengartikan uang dengan cara yang lebih spesifik, yaitu segala sesuatu yang diterima secara umum dalam pembayaran untuk memperoleh barang dan jasa atau dalam pembayaran kembali hutang. Sebagai alat pembayaran dengan pengertian tersebut, uang dapt dipahami sebagai mata uang biasa yang umum dipakai masyarakat dalam berbagai transaksi berupa lembaran kertas atau uang koin dari logam.
mEan of Love,,,
Diposting oleh
yuRieblog
/
Comments: (0)
Apa sih sbenernya cinta itU??
Cinta kadan9 bisa membuat kita senan9, sedih, tertawa, menan9is, berteriak, merenun9, baha9ia, 9eLisah diam, bahkan ada y9 reLa mati dEmi cinta!
Akan tetapi apa makna sesun99uhnya dari cinta,,,,
cinTa iaLah rasa sayan9 y9 tUmbuh dLm hati y9 tULus ketika 0ran9 y9 kita sayan9i tidak brada disisi kita,tp dia berada nun jauh dsna dan tidak ad sedikitpUn raSa unTk saLin9 men9khianaTi, meski tnPa k0munikasi!!!
Cinta kadan9 bisa membuat kita senan9, sedih, tertawa, menan9is, berteriak, merenun9, baha9ia, 9eLisah diam, bahkan ada y9 reLa mati dEmi cinta!
Akan tetapi apa makna sesun99uhnya dari cinta,,,,
cinTa iaLah rasa sayan9 y9 tUmbuh dLm hati y9 tULus ketika 0ran9 y9 kita sayan9i tidak brada disisi kita,tp dia berada nun jauh dsna dan tidak ad sedikitpUn raSa unTk saLin9 men9khianaTi, meski tnPa k0munikasi!!!
Tugas Manajemen Strategik
1. a. Jelaskan bagaimana bagan proses manajemen strategik

Sesuai dengan gambar bagan di atas bahwa Proses manajemen strategi itu terdiri dari :
1. menetapkan arah dan misi organisasi
2. Memahami lingkungan internal dan eksternal organisasi
3. Memformulasi Strategi
4. Mengimplementasi Strategi, dan
5. Mengevaluasi dan mengawasi strategi
b. Jelaskan apa maksud dari bagan tersebut
• Menetapkan arah dan misi organisasi
Setiap organisasi pasti mempunyai visi, misi dan tujuan. Visi, misi dan tujuan ini akan menentukan arah yang dituju oleh organisasi. Tanpa adanya visi, misi dan tujuan maka kinerja organisasi akan berjalan acak dan kurang jelas serta mudah berubah dan diombang-ambingkan oleh lingkungan eksternal.
Perubahan yang tidak mempunyai visi, misi dan tujuan sering kali bertindak spontantitas dan kurang sistematis seperti yang dilakukan oleh pedagang kecil hanya untuk memperoleh sesuap nasi. Tentunya hal ini tidak boleh terjadi bagi suatu organisasi bisnis apalagi jika perusahaan tersebut masih dalah skala menegah dan atas.
• Memahami lingkungan internal dan eksternal organisasi
Tujuan analisis lingkungan adalah untuk dapat mengerti dan memahami lingkungan organisasi sehingga manajemen akan dapat melakukan reaksi secara tepat terhadap setiap perubahan, selain itu agar manajemen mempunyai kemempuan untuk merespon berbagai isu kritis mengenai lingkungan yang mempunyai pengaruh yang cukup terhadap perusahaan.
Lingkungan terdiri dari lingkungan eksternal dan lingkungan internal. Lingkungan eksternal berada di luar perusahaan, sedangkan lingkungan internal berada di dalam perusahaan. Dalam lingkunag eksternal terdapat dua variable yaitu peluang dan ancaman serta terdiri dari dua bagian yaitu lingkungan tugas dan lingkungan umum, sedangkan pada lingkungan internal mempunyai dua variable yaitu kekuatan dan kelemahan serta mencakup semua unsure bisnis yang ada dalam perusahaan seperti struktur organisasi, budaya perusahaan dan sumber daya.
• Memformulasi strategi
Formulasi srategi melibatkan penetapan serangkaian tindakan yang tepat guna untuk mencapai tujuan perusahaan. Formulasi strategi ini meliputi pengembangan misi bisnis, analisis SWOT diantaranya mengidentifikasi peluang dan ancaman eksternal serta mengukur dan menetapkan kelemahan dan kekuatan internal dan menetapkan tujuan jangka panjang.
• Mengimplementasi strategi
Di dalam implementasi strategi, perusahaan diharapkan menetapkan atau merumuskan tujuan perusahaan tahunan, memikirkan dan merumuskan kebijakan, memotivasi karyawan serta mengalokasikan sumber daya sehingga strategi yang telah di formulasikan dapat dilaksanakan
Mengimplementasikan berarti menggerakan para karyawan dan manajer untuk menetapkan strategi yang telah formulasikan menjadi tindakan nyata. Implementasi strategi memerlukan kinerja dan disiplin yang tinggi tetapi juga diimbangi dengan imbalan yang memadai.
Tantangan implementasi adalah menstimulir para karyawan dan manajer melalui organisasi agar mau bekerja dengan penuh kebanggan dan antusias ke arah pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.
• Mengevaluasi dan mengawasi strategi
Evaluasi dan pengawasan merupakan tahap terakhir di dalam proses strategi.
Pada dasarnya evaluasi strategi meliputi tiga hal diantaranya:
1. Mereview faktor eksternal dan internal yang menjadi dasar bagi strategi yang sedang berlangsung
2. Mengukur kinerja yang telah dilakukan, dan
3. Mengambil berbagai tindakan perbaikan
2. a. Jelaskan apakah definisi MISI, TUJUAN organisasi
Misi pada hakekatnya menjelaskan kegunaan dan alasan mengapa suatu perusahaan ada. Dan dengan demikian perusahaan juga dapat menjawab pertanyaan What is or business ? untuk masa sekarang dan masa depan. Jawaban ini akan memberikan perbedaan antara perusahaan dengan perusahaan lainnya. Misi juga akan memberikan dengan jelas batasan bisnis perusahaan. Perubahaan misi akan dapat merubah batasan bisnis perusahaan. Suatu misi haruslah didefinisikan dengan jelas dan dinyatakan dalam suatu pernyataan yang biasa dikenal dengan nama Mission statement.
Beberapa manfaat dari keberadaan misi adalah :
1. Terjadi kesatuan dan kebulatan tujuan perusahaan.
2. Tersedianya dasar dalam alokasi cumber daya dan dana korporasi.
3. Tersedianya dasar pengembangan iklim organisasi dan motivasi kerja.
4. Dasar dalam identifikasi diri dan evaluasi bagi karyawan.
5. Terfasilitasinya proses penterjemahan tujuan ke dalam struktur organisasi.
6. Dasar dalam evaluasi kinerja perusahaan.
Tujuan organisasi merupakan keadaan atau tujuan yang ingin dicapai oleh organisasi di waktu yang akan datang melalui kegiatan organisasi. Adapun pengertian dari Tujuan umum (tujuan strategic) yang dipilih akan menentukan kegiatan – kegiatan dan mengikat sumber daya-sumber daya untuk jangka waktu yang panjang. Sedangkan Tujuan khusus secara fungsional berdiri sendiri tetapi secara operasional terangkai dalam pemberian pedoman
pencapaian tujuan organisasi.
Fungsi-fungsi tujuan:
1.Sebagai dasar bagi organisasi untuk mencapai hasil akhir.
2.Sumber legitimasi guna mendapat sumber daya.
3.Standart pelaksanaan.
4.Sumber motivasi
5.Dasar rasional pengorganisasian.
b. Buatkan contoh rumusan masing-masing, dengan cara jelaskan dahulu apa Definisi Bisnis (bidang usaha) organisasi/perusahaannya.
PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang merupakan salah satu ujung tombak PLN dalam melayani pelanggan diwilayah DKI Jakarta. Kotamadya Tangerang, Kabupaten Tangerang, serta sebagian Kabupaten Bogor, Kabupaten Depok dan Kabupaten Bekasi. Total luas wilayah operasi adalah 2.067 km2. Tugas pokok PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang. meliputi distribusi, penjualan tenaga listrik dan pelayanan pelanggan. Operasionalisasi tugas pokok tersebut dikendalikan melalui unsur pelaksana yang terdiri dari 35 Area Pelayanan yang tersebar dipenjuru Jakarta dan Tangerang, didukung oleh 6 Area Jaringan dan 1 Area Pengatur Distribusi.
Visi PLN :
Sebagai satu kesatuan usaha PLN. PT. PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang memiliki Visi “Menjadi perusahaan distribusi tenaga listrik yang handal, tangguh dan berkembang”.
Misi yang diemban adalah :
• Melaksanakan bisnis distribusi tenaga listrik yang berorientasi kepada pelanggan, karyawan dan pemilik.
• Meningkatkan profesionalisme SDM
• Menjadikan bisnis tenaga listrik sebagai sarana pendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
• Melaksanakan usaha sesuai kaidah bisnis
Tujuan PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang
• Korporatisasi (kelayakan keuangan) sebagai perusahaan yang mandiri
• Transparansi/akuntabilitas dalam bidang peran, tugas, tanggung jawab & wewenang
• Peningkatan efisiensi dan pengembangan usaha
3. Jelaskan apa yang yang dimaksud dengan : a. Pengertian analisis lingkungan eksternal organisasi (EFAS)?
EFAS (External Strategic Factors Analysis Summary) adalah ringkasan atau rumusan faktor-faktor strategis eksternal dalam kerangka KESEMPATAN (Opportunities) dan ANCAMAN (Threats).
b. Meliputi faktor apa saja yang dianalisis dalam analisis lingkungan sosial (makro) dan lingkungan tugas (mikro), sebutkan masing-masing?
Terdapat dua macam variable lingkungan yang harus dipertimbangkan oleh perusahaan, yaitu societal environments/ lingkungan sosial (makro) dan task environments/ lingkungan tugas (mikro). Societal environments adalah kekuatan yang tidak langsung berhubungan dengan aktivitas jangka pendek organisasi, tetapi seringkali mempengaruhi keputusan jangka panjang dari organisasi. Yang termasuk dalam societal environments adalah :
• Ekonomi Mempengaruhi pertukaran material, uang, energy dan informasi;
• Teknologi Dapat menjadi temuan untuk penyelesain masalah;
• Politik Mengatur hukum dan peraturan yang melindungi dan membatasi organisasi;
• Sosiokultural mengatur nilai dan budaya dari komunitas. Task environments adalah elemen-elemen yang dapat langsung memperngaruhi kinerja perusahaan. Yang termasuk dalam task environments adalah :
• Pemerintah
• Local communities
• suppliers
• Kompetitor
• Customers
• Creditor
• Pegawai
• Special interest groups
• Trade association
Sesuai dengan gambar bagan di atas bahwa Proses manajemen strategi itu terdiri dari :
1. menetapkan arah dan misi organisasi
2. Memahami lingkungan internal dan eksternal organisasi
3. Memformulasi Strategi
4. Mengimplementasi Strategi, dan
5. Mengevaluasi dan mengawasi strategi
b. Jelaskan apa maksud dari bagan tersebut
• Menetapkan arah dan misi organisasi
Setiap organisasi pasti mempunyai visi, misi dan tujuan. Visi, misi dan tujuan ini akan menentukan arah yang dituju oleh organisasi. Tanpa adanya visi, misi dan tujuan maka kinerja organisasi akan berjalan acak dan kurang jelas serta mudah berubah dan diombang-ambingkan oleh lingkungan eksternal.
Perubahan yang tidak mempunyai visi, misi dan tujuan sering kali bertindak spontantitas dan kurang sistematis seperti yang dilakukan oleh pedagang kecil hanya untuk memperoleh sesuap nasi. Tentunya hal ini tidak boleh terjadi bagi suatu organisasi bisnis apalagi jika perusahaan tersebut masih dalah skala menegah dan atas.
• Memahami lingkungan internal dan eksternal organisasi
Tujuan analisis lingkungan adalah untuk dapat mengerti dan memahami lingkungan organisasi sehingga manajemen akan dapat melakukan reaksi secara tepat terhadap setiap perubahan, selain itu agar manajemen mempunyai kemempuan untuk merespon berbagai isu kritis mengenai lingkungan yang mempunyai pengaruh yang cukup terhadap perusahaan.
Lingkungan terdiri dari lingkungan eksternal dan lingkungan internal. Lingkungan eksternal berada di luar perusahaan, sedangkan lingkungan internal berada di dalam perusahaan. Dalam lingkunag eksternal terdapat dua variable yaitu peluang dan ancaman serta terdiri dari dua bagian yaitu lingkungan tugas dan lingkungan umum, sedangkan pada lingkungan internal mempunyai dua variable yaitu kekuatan dan kelemahan serta mencakup semua unsure bisnis yang ada dalam perusahaan seperti struktur organisasi, budaya perusahaan dan sumber daya.
• Memformulasi strategi
Formulasi srategi melibatkan penetapan serangkaian tindakan yang tepat guna untuk mencapai tujuan perusahaan. Formulasi strategi ini meliputi pengembangan misi bisnis, analisis SWOT diantaranya mengidentifikasi peluang dan ancaman eksternal serta mengukur dan menetapkan kelemahan dan kekuatan internal dan menetapkan tujuan jangka panjang.
• Mengimplementasi strategi
Di dalam implementasi strategi, perusahaan diharapkan menetapkan atau merumuskan tujuan perusahaan tahunan, memikirkan dan merumuskan kebijakan, memotivasi karyawan serta mengalokasikan sumber daya sehingga strategi yang telah di formulasikan dapat dilaksanakan
Mengimplementasikan berarti menggerakan para karyawan dan manajer untuk menetapkan strategi yang telah formulasikan menjadi tindakan nyata. Implementasi strategi memerlukan kinerja dan disiplin yang tinggi tetapi juga diimbangi dengan imbalan yang memadai.
Tantangan implementasi adalah menstimulir para karyawan dan manajer melalui organisasi agar mau bekerja dengan penuh kebanggan dan antusias ke arah pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.
• Mengevaluasi dan mengawasi strategi
Evaluasi dan pengawasan merupakan tahap terakhir di dalam proses strategi.
Pada dasarnya evaluasi strategi meliputi tiga hal diantaranya:
1. Mereview faktor eksternal dan internal yang menjadi dasar bagi strategi yang sedang berlangsung
2. Mengukur kinerja yang telah dilakukan, dan
3. Mengambil berbagai tindakan perbaikan
2. a. Jelaskan apakah definisi MISI, TUJUAN organisasi
Misi pada hakekatnya menjelaskan kegunaan dan alasan mengapa suatu perusahaan ada. Dan dengan demikian perusahaan juga dapat menjawab pertanyaan What is or business ? untuk masa sekarang dan masa depan. Jawaban ini akan memberikan perbedaan antara perusahaan dengan perusahaan lainnya. Misi juga akan memberikan dengan jelas batasan bisnis perusahaan. Perubahaan misi akan dapat merubah batasan bisnis perusahaan. Suatu misi haruslah didefinisikan dengan jelas dan dinyatakan dalam suatu pernyataan yang biasa dikenal dengan nama Mission statement.
Beberapa manfaat dari keberadaan misi adalah :
1. Terjadi kesatuan dan kebulatan tujuan perusahaan.
2. Tersedianya dasar dalam alokasi cumber daya dan dana korporasi.
3. Tersedianya dasar pengembangan iklim organisasi dan motivasi kerja.
4. Dasar dalam identifikasi diri dan evaluasi bagi karyawan.
5. Terfasilitasinya proses penterjemahan tujuan ke dalam struktur organisasi.
6. Dasar dalam evaluasi kinerja perusahaan.
Tujuan organisasi merupakan keadaan atau tujuan yang ingin dicapai oleh organisasi di waktu yang akan datang melalui kegiatan organisasi. Adapun pengertian dari Tujuan umum (tujuan strategic) yang dipilih akan menentukan kegiatan – kegiatan dan mengikat sumber daya-sumber daya untuk jangka waktu yang panjang. Sedangkan Tujuan khusus secara fungsional berdiri sendiri tetapi secara operasional terangkai dalam pemberian pedoman
pencapaian tujuan organisasi.
Fungsi-fungsi tujuan:
1.Sebagai dasar bagi organisasi untuk mencapai hasil akhir.
2.Sumber legitimasi guna mendapat sumber daya.
3.Standart pelaksanaan.
4.Sumber motivasi
5.Dasar rasional pengorganisasian.
b. Buatkan contoh rumusan masing-masing, dengan cara jelaskan dahulu apa Definisi Bisnis (bidang usaha) organisasi/perusahaannya.
PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang merupakan salah satu ujung tombak PLN dalam melayani pelanggan diwilayah DKI Jakarta. Kotamadya Tangerang, Kabupaten Tangerang, serta sebagian Kabupaten Bogor, Kabupaten Depok dan Kabupaten Bekasi. Total luas wilayah operasi adalah 2.067 km2. Tugas pokok PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang. meliputi distribusi, penjualan tenaga listrik dan pelayanan pelanggan. Operasionalisasi tugas pokok tersebut dikendalikan melalui unsur pelaksana yang terdiri dari 35 Area Pelayanan yang tersebar dipenjuru Jakarta dan Tangerang, didukung oleh 6 Area Jaringan dan 1 Area Pengatur Distribusi.
Visi PLN :
Sebagai satu kesatuan usaha PLN. PT. PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang memiliki Visi “Menjadi perusahaan distribusi tenaga listrik yang handal, tangguh dan berkembang”.
Misi yang diemban adalah :
• Melaksanakan bisnis distribusi tenaga listrik yang berorientasi kepada pelanggan, karyawan dan pemilik.
• Meningkatkan profesionalisme SDM
• Menjadikan bisnis tenaga listrik sebagai sarana pendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
• Melaksanakan usaha sesuai kaidah bisnis
Tujuan PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang
• Korporatisasi (kelayakan keuangan) sebagai perusahaan yang mandiri
• Transparansi/akuntabilitas dalam bidang peran, tugas, tanggung jawab & wewenang
• Peningkatan efisiensi dan pengembangan usaha
3. Jelaskan apa yang yang dimaksud dengan : a. Pengertian analisis lingkungan eksternal organisasi (EFAS)?
EFAS (External Strategic Factors Analysis Summary) adalah ringkasan atau rumusan faktor-faktor strategis eksternal dalam kerangka KESEMPATAN (Opportunities) dan ANCAMAN (Threats).
b. Meliputi faktor apa saja yang dianalisis dalam analisis lingkungan sosial (makro) dan lingkungan tugas (mikro), sebutkan masing-masing?
Terdapat dua macam variable lingkungan yang harus dipertimbangkan oleh perusahaan, yaitu societal environments/ lingkungan sosial (makro) dan task environments/ lingkungan tugas (mikro). Societal environments adalah kekuatan yang tidak langsung berhubungan dengan aktivitas jangka pendek organisasi, tetapi seringkali mempengaruhi keputusan jangka panjang dari organisasi. Yang termasuk dalam societal environments adalah :
• Ekonomi Mempengaruhi pertukaran material, uang, energy dan informasi;
• Teknologi Dapat menjadi temuan untuk penyelesain masalah;
• Politik Mengatur hukum dan peraturan yang melindungi dan membatasi organisasi;
• Sosiokultural mengatur nilai dan budaya dari komunitas. Task environments adalah elemen-elemen yang dapat langsung memperngaruhi kinerja perusahaan. Yang termasuk dalam task environments adalah :
• Pemerintah
• Local communities
• suppliers
• Kompetitor
• Customers
• Creditor
• Pegawai
• Special interest groups
• Trade association
My Hope
Diposting oleh
yuRieblog
on Selasa, 01 Desember 2009
Label:
Harapan Ku
/
Comments: (0)
Saat ini aku adalah seorang mahasiswi dari salah stu Universitas di Bekasi "Universitas Gunadarma" yang masih menjalani smester ke-7. Dimasa kuliah ku sekarang ini banyak sekali harapan atau cita-cita yang ingin ku raih salah satunya adalah ingin lulus kuliah dan menjadi sarjana ekonomi dengan nilai kumlout. Untuk menjadi lulusan sarjana ekonomi dengan nilai kumlout tentu tidak mudah, karena itu aku harus belajar dengan serius, berusaha untuk tidak absen dalam setiap pertemuan mata kuliah, tidak lupa berdoa kepada Allah SWT. Harapan ku yang kedua adalah mendapat pekerjaan sesuai profesi, yaitu menjadi seorang akuntan yang handal, dengan cara mencari atau dengan memasukkan lamaran pekerjaan sesuai dengan lowongan admin atau akuntan, dan berusaha bekerja semaksimal mungkin untuk meningkatkan prestasui kerja. Harapan ku yang ketiga adalah menjadi wanita karir yang profesional dan juga seorang ibu rumah tangga yang baik bagi keluarga. Untuk dapat mewujudkan kedua harapan ku tersebut tentu tidak mudah juga, disamping harus mengurus pekerjaan dengan baik dan selesai tepat waktu, aku juga harus mementingkan keluarga baik suami maupun anak. Maka antara pekerjaan dan keluarga haruslah seimbang perhatian dan tanggung jawabnya, karena jika tidak akan timbul masalah baik dari pekerjaan maupun keluarga.
Selain Harapan yang dapat terlihat (tangible) diatas tentu aku mempunyai harapan yangtidak terlihat (intangible), yaitu ingin menjadi seorang yang lebih religius terhadap agama, dan ingin mempertebal keimanan & ketakwaan terhadap Allah SWT, dengan cara tidak meninggalkan shalat 5 waktu tentunya, memperbanyak puasa sunnah, dan mendapat siraman rohani di pengajian-pengajian. Disamping itu aku juga sangat berharap sekali dapat membahagiakan kedua orangtua ku dengan mewujudkan impian dan harapanku tersebut.
Semoga Allah SWT dapat mengabulkan harapan dan cita-citaku ini.
Amien...
Selain Harapan yang dapat terlihat (tangible) diatas tentu aku mempunyai harapan yangtidak terlihat (intangible), yaitu ingin menjadi seorang yang lebih religius terhadap agama, dan ingin mempertebal keimanan & ketakwaan terhadap Allah SWT, dengan cara tidak meninggalkan shalat 5 waktu tentunya, memperbanyak puasa sunnah, dan mendapat siraman rohani di pengajian-pengajian. Disamping itu aku juga sangat berharap sekali dapat membahagiakan kedua orangtua ku dengan mewujudkan impian dan harapanku tersebut.
Semoga Allah SWT dapat mengabulkan harapan dan cita-citaku ini.
Amien...
mencegah Virus HIV
Diposting oleh
yuRieblog
on Minggu, 22 November 2009
Label:
menhindari Virus HIV
/
Comments: (0)
Cara mencegah penyebaran virus HIV :
1. Hindari memakai jarum suntik berganti-gantian,contohnya tempat pentatoan umum,,,
2. Menghindari seks bebas,terutama dikalangan remaja sekarang...
3. Jangan berganti-ganti pasangan...
4. Segera memeriksakan diri ke dokter apabila terjangkit penyakit tersebut.
1. Hindari memakai jarum suntik berganti-gantian,contohnya tempat pentatoan umum,,,
2. Menghindari seks bebas,terutama dikalangan remaja sekarang...
3. Jangan berganti-ganti pasangan...
4. Segera memeriksakan diri ke dokter apabila terjangkit penyakit tersebut.